Sosok Pangeran Arab Kaya Raya Yang Tolak Elon Musk Beli Twitter

oleh -2 Dilihat
banner 728x90

FILE PHOTO: Saudi Arabian billionaire Prince Alwaleed bin Talal attends the investment conference in Riyadh, Saudi Arabia October 23, 2018.  REUTERS/Faisal Al Nasser/File Photo
Sosok Pangeran Arab yang Tolak Tawaran Elon Musk Beli Twitter Foto: REUTERS/Faisal Al Nasser/File Photo

Jakarta

Langkah Elon Musk untuk membeli semua saham Twitter memiliki peluangdijegal oleh Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi. Alwaleed yang merupakan salah satu pemegang saham paling besar Twitter ternyata doyan berinvestasi di banyak perusahaan teknologi.

banner 336x280

Alwaleed merupakan putra dari Pangeran Talal bin Saud, cucu langsung dari mendiang Raja Abdulaziz bin Saud yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi. Jadi Alwaleed ialah keponakan dari Raja Salman yang dikala ini berkuasa.

Ayahnya, Pangeran Talal, merupakan sosok yang kontroversial dan pernah diasingkan. Ketika orang tuanya bercerai dikala Alwaleed berusia tujuh tahun, ia pindah ke Lebanon bareng ibunya.

Pada tahun 1979, Alwaleed pindah ke Amerika Serikat untuk menempuh pendidikan di Menlo College, California jurusan manajemen bisnis. Ia melanjutkan pendidikannya untuk mendapat gelar Master di Maxwell School of Citizenship and Public affairs di Syracuse University pada tahun 1985.

Setelah menuntaskan pendidikannya di AS, Alwaleed kembali Timur Tengah di mana ia langsung membeli beberapa bank dan mulai membangun kekayaannya. Pada tahun 1997, ia mempunyai 5% saham Apple dan menjadi salah satu pemegang saham terbesar.

Setelah melebarkan investasinya di dalam dan luar negeri, Alwaleed sempat menjadi salah satu orang terkaya di Timur Tengah. Menurut laporan Forbes pada tahun 2017, kekayaan Alwaleed meraih USD 39,8 miliar dan menjadi orang terkaya ke-45 di dunia.

Sebagian besar kekayaannya datang dari 95% saham Kingdom Holding Company yang ia pegang. Alwaleed juga menginvestasikan kekayaannya di beberapa perusahaan besar mirip Twitter, Lyft, Citigroup, dan lain-lain.

Alwaleed juga memiliki pola hidup super mewah. Kabarnya ia mempunyai istana dengan 435 kamar dan kapal pesiar Kingdom 5KR yang pernah tampil di film James Bond.

Halaman selanjutnya, sempat ditahan>>>

Tapi statusnya selaku orang terkaya pribadi hilang setelah bertikai dengan sepupunya Pangeran Muhamad bin Salman. Pada tahun 2017 Alwaleed sempat ditahan dan asetnya senilai USD 2 miliar disita.

Alwaleed dan beberapa miliarder yang lain sempat ditahan di hotel Ritz-Carlton di Riyadh, Arab Saudi sampai ia dibebaskan pada tahun 2018. Ia dituduh melakukan pencucian uang, penyuapan, dan memeras petinggi pemerintahan, menyerupai dikutip dari The Daily Mail, Jumat (22/4/2022).

Kini Alwaleed menjadi orang yang mungkin mampu menggagalkan upaya Elon Musk untuk berbelanja Twitter dengan nilai Rp 620 triliun. Dalam cuitannya di Twitter, Alwaleed menilai ajuan dari Musk tidak setara dengan nilai Twitter dan harapan pertumbuhannya di masa depan.

“”Saya tidak yakin bahwa tawaran yang disediakan oleh Elon Musk sebesar USD 54,20 mendekati dengan nilai intrinsik Twitter terkait dengan harapan pertumbuhannya,” demikian postingannya.

“Sebagai salah satu pemegang saham paling besar dan jangka panjang dari Twitter, Kerajaan dan saya menolak anjuran tersebut,” tambah dia. Namun pasti bukan beliau yang mampu mengambil keputusan melainkan tata kelola Twitter. Kita tunggu saja.

Simak Video “Sejumlah Hal yang Ingin Diubah Elon Musk dari Twitter
[Gambas:Video 20detik]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.