iPhone 13
Jual iPhone Tanpa Charger, Apple Harus Ganti Rugi Rp 15,5 Juta Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Jakarta

Apple mesti bayar ganti rugi ke seorang konsumen di Brasil alasannya memasarkan iPhone tanpa charger. Hakim menegaskan bahwa praktek tersebut melanggar aturan derma konsumen.

Keputusan Apple untuk berhenti menyertakan charger di kotak bungkus iPhone semenjak tahun 2020 memang sesuatu yang kontroversial. Apple berdalih kebijakan tersebut dijalankan untuk menciptakan iPhone jadi ramah lingkungan, dan mengklaim kebijakan itu setara dengan menetralisir 450.000 mobil dari jalanan setiap tahun.

Konsumen Apple pun masih belum sanggup mendapatkan keputusan ini. Dalam perkembangan modern, seorang hakim di Brasil menuntut Apple untuk mengeluarkan duit ganti rugi sebesar 5.000 real Brasil atau sekitar Rp 15,5 juta kepada seorang pelanggan karena menjual iPhone tanpa charger.

“Menurut pasal 39 Kode Konsumen (CDC), ‘tie sale’ merupakan praktek yang kejam dan dilarang di Brasil, sehingga tidak diperbolehkan menjual ponsel dan charger secara terpisah,” kata hakim tersebut, menyerupai dikutip dari MacRumors, Kamis (21/4/2022).

“Karena itu, Apple dieksekusi setelah menjual model iPhone dan charger secara terpisah terhadap konsumen di kota Goiânia. Berdasarkan hasil yang dikeluarkan oleh Hakim Vanderlei Caires Pinheiro, dari Pengadilan Sipil ke-6 Goiânia, Apple mesti menampilkan kompensasi kepada konsumen R$ 5 ribu alasannya adalah menjalankan ‘tie sale’ pada perangkat mereka,” sambungnya.

‘Tie sale’ merujuk pada praktek penjualan yang memaksa pengguna untuk membeli dua produk biar salah satu produk sanggup berfungsi. Dalam permasalahan ini, hakim menilai pelanggan yang mesti berbelanja charger setelah berbelanja iPhone gres merupakan praktek tie sale.

Karena tidak menawarkan charger dalam penjualan iPhone, Apple dianggap melanggar aturan derma konsumen di Brasil. Apple tentunya berargumen bahwa pengguna di sekarang ini sudah mempunyai banyak charger di rumahnya sehingga tidak membutuhkan charger gres setiap membeli ponsel.

Ini bukan pertama kalinya Apple tersandung problem di Brasil gegara charger iPhone. Tahun kemudian Apple mesti mengeluarkan uang denda USD 2 juta alasannya melanggar aturan dukungan pelanggan dan tidak menghargai pelanggan Brasil.

Tidak diketahui apakah denda dan somasi ini akan menciptakan Apple berganti perkiraan dan kembali menambahkan charger dalam pemasaran iPhone. Apple juga sudah menciptakan pengecualian ini di Prancis, alasannya ada aturan yang mengharuskan vendor ponsel untuk menambahkan charger dan earbuds di kotak kemasan ponsel.

Simak Video “Seputar Kabar Apple yang Ingin Sewakan iPhone
[Gambas:Video 20detik]

Berita sebelumyaG Mau Nyasar!!! Pahami 5 kesalahan Ini Saat Menggunakan Google Maps
Berita berikutnyaIphone 11 Turun Harga! Sekarang Dijual Rp 7,9 Juta. Tertarik?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here