Ini Alasan Peningkatan Penjualan Samsung dan Apple Seusai Perang Rusi-Ukraina

oleh -2 Dilihat
banner 728x90

Ilustrasi Smartphone
Samsung dan Apple catat kenaikan di Q1 2022. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Jakarta

Adanya perang Rusia Ukraina serta meningkatnya permasalahan COVID-19 di China membuatpengapalan HP sepanjang kuartal pertama 2022 menurun. Walau begitu Samsung dan Apple mencatat kenaikan penjualan.

banner 336x280

Hal tersebut terangkum dalam laporan modern dari perusahaan riset Canalys. Mereka mencatat pengiriman HP selama periode Januari hingga Maret menukik 11%.

Samsung masih dinobatkan selaku raja ponsel dunia di Q1 2022. Raksasa teknologi asal Korea Selatan punya pangsa pasar 24%, naik dari 22% dari periode yang serupa tahun sebelumnya.

“Samsung menggenjot produksi seri A yang populer untuk berkompetisi secara agresif di segmen menengah ke bawah sambil menyegarkan portofolio 2022, termasuk seri andalannya Galaxy S22,” kata Sanyam Chaurasia, Analis Canalys.

Perilisan iPhone 13 series di penghujung tahun berbicara pengaruh pada peningkatan 3% bagi Apple dibandingkan Q1 2021. Kini market share perusahaan yang dikomandoi Tim Cook itu menjadi 18% dari 15%.

“Sementara seri iPhone 13 terus memenuhi seruan pelanggan, iPhone SE gres yang diluncurkan pada bulan Maret menjadi pendorong volume kelas menengah yang penting bagi Apple. Pada titik harga yang sama dengan pendahulunya, ia memperlihatkan chipset yang ditingkatkan dan kinerja baterai yang ditingkatkan dan menyertakan konektivitas 5G yang dituntut oleh terusan operator,” terang Chaurasia.

Hasil riset Canalys untuk pasar global pada Q1 2022Hasil riset Canalys untuk pasar global pada Q1 2022 Foto: Canalys

Xiaomi ada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 13%, turun 1% dari kuartal pertama tahun kemudian. Canalys mencatat seri Redmi Note berkontribusi besar pada pencapaian ini, karena performa pemasaran HP tersebut berpengaruh selama Januari hingga Maret.

Oppo punya pangsa pasar 10%, turun dari 11%. Menjadikannya berada di posisi empat. Sementara Vivo mendiami urutan kelima dengan market share 8% dari sebelumnya 10%l.

Dalam laporannya Canalys turut berbicara angin segar soal kelangkaan unsur yang mempunyai pengaruh besar bagi pasar HP. “Kabar baiknya ialah bahwa kelemahan komponen yang menyakitkan mungkin membaik lebih cepat dari yang dibutuhkan, yang tentu saja akan menolong mengendorkan tekanan biaya,” ujarVP Mobility Canalys Nicole Peng.

Simak Video “Airlangga Ungkap Dampak Perang Rusia-Ukraina Bagi RI, Apa Saja?
[Gambas:Video 20detik]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.