Jakarta

Kota Shanghai, China kembali menerapkan lockdown gegara lonjakan masalah COVID-19. Produksi iPhone di kota tersebut pun ikut terdampak dan kesannya stok iPhone diprediksi dapat menyusut sampai jutaan unit.

Pegatron, salah satu sahabat Apple untuk merakit iPhone, memberikan akan menghentikan sementara bikinan di pabriknya di kota Shanghai dan Kunshan. Kedua pabrik ini diyakini menjadi tempat bikinan iPhone 13, iPhone SE, dan beberapa seri iPhone lawas lainnya.

Dampak dari lockdown kepada rantai pasikan Apple masih tidak menentu dan bergantung terhadap beberapa aspek, termasuk durasi lockdown. Apple juga dapat saja memindahkan bikinan ke luar Shanghai dan Kushan, misalnya ke Shenzhen, yang sedang tidak mengalami lockdown.

“Apple mungkin mempertimbangkan untuk mentransfer pesanan dari Pegatron ke Foxconn, tetapi kami memperkirakan volumenya mungkin terbatas sebab yaitu urusan logistik dan kesusahan pembiasaan perlengkapan,” kata analis dari Isaiah Research, Eddie Han, ibarat dikutip dari Reuters, Senin (18/4/2022).

Saat ini Shanghai sedang memasuki pekan ketiga lockdown dan tidak dipahami kapan akan kembali dibuka. Sebagai skenario terburuk, jikalau lockdown di Shanghai berlanjut hingga dua bulan dan Apple tidak bisa memindahkan bikinan maka pengapalan iPhone mampu turun sampai 6-10 juta unit.

Research Manager Trendforce Forrest Chen memberikan jikalau lockdown akan dilonggarkan dalam beberapa pekan mendatang, masih ada potensi untuk memulihkan keadaan.

“Namun, jikalau lockdown berjalan lebih dari dua bulan, sudah tidak ada cara untuk pulih. Pada dikala itu, sehabis lockdown dicabut, akan ada kekurangan stok untuk end-user,” kata Chen.

Selain iPhone, bikinan MacBook diprediksi ikut terdampak lockdown di Shanghai. Pasalnya, Quanta Computer yang memproduksi tiga perempat MacBook secara global juga menutup sementara produksinya.

Lockdown di Shanghai juga tidak cuma menghipnotis Apple, tetapi juga bikinan laptop Dell dan Lenovo. Tapi Compal Electronics sebagaiperakit laptop Dell dan Lenovo memberikan mereka tidak menutup pabriknya di Kunshan.

Berita sebelumyaAdvan Tab Vx Dirilis Di Harga Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasi Yang Dibawa
Berita berikutnyaThr Cair, Saatnya Beli Smartphone Baru Yang Super Murah Meriah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here