Huawei Dorong Penguatan Ekosistem Dan Sokongan Data, Lihat Selengkapnya

oleh -2 Dilihat
banner 728x90

Suasana acara
Suasana acara. Foto: Huawei

Jakarta

Websummit DataSecurAI 2022 yang mengusung tema membangun dunia berakal kondusif dan tepercaya menyepakati adanya isu-isu kritikal yang mesti diantisipasi dan diatur. Beragam tantangan menyerupai semakin dibutuhkannya protokol arus data internasional seiring meningkatnya transformasi digital, serta kian vitalnya kedaulatan dan keamanan data dalam mendukung kesuksesan transformasi ekonomi digital, mengemuka dari anutan pemerintah, legislatif, asosiasi dan komunitas, serta pelaku industri dan pengembang TIK.

banner 336x280

Tampil selaku pembicara utama pada gelaran konferensi tingkat tinggi yang digelar daring selama 3 hari gres-baru ini antara lain Bambang Soesatyo, Ketua MPR, Letjen Tentara Nasional Indonesia (Purn) Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Chair Sherpa G20, Mira Tayyiba, Ketua Digital Economy Working Group (DEWG) G20 sekaligus Sekjen Kominfo, dan Jacky Chen CEO Huawei Indonesia.

Bambang Soesatyo menekankan pentingnya bagi negara kepulauan ibarat Indonesia memperhatikan pembangunan konektivitas dalam penguatan ekosistem TIK. “Indonesia masih mempunyai banyak tempat pedesaan yang belum terjangkau oleh infrastruktur telekomunikasi, internet, listrik, konektivitas jalan. Di sinilah peran BAKTI Kominfo dan Huawei membangun tempat 3T, Tertinggal, Terluar dan terpencil. Di negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17,000 pulau, dan 3 zona waktu, misalnya pembangunan konektivitas di Papua dan Kalimantan,” kata Ketua MPR.

Airlangga Hartarto menyampaikan kenaikan teknologi digital sudah mendorong ekonomi digital tampil selaku mesin gres dari perekonomian. Tahun 2021 nilai ekonomi digital sebesar Rp 70 miliar dan di tahun 2030 diperkirakan akan meningkat hampir 5 kali lipat jadi Rp 330 miliar. Perkembangan ekonomi digital yang pesat disertai peningkatan resiko kejahatan siber, kebocoran data atau kegagalan dalam melindungi data.

“Gagasan serta serangkaian aksi kasatmata dari berbagai pihak menyerupai yang ditunjukkan melalui kerja sama sinergis antara kementerian, dunia pendidikan, BSSN, ABDI, Huawei, BRI, dan pelaku industri yang lain pada Websummit ini terus diinginkan untuk mendukung keberhasilan transformasi digital Indonesia. Kami mengapresiasi kolaborasi ini,” kata Menko Perekonomian.

Sementara, Letjen Tentara Nasional Indonesia (Purn) Hinsa Siburian, Kepala BSSN memberikan keamanan siber sudah menjadi gunjingan prioritas di berbagai negara termasuk di Indonesia. Hinsa menyertakan Indonesia secara aktif mendorong koordinasi dan kerja sama dengan aneka macam pemangku kepentingan baik publik maupun swasta dalam memperkuat tugas dan meningkatkan pemberitahuan terkait keamanan siber.

“Dibutuhkan pemberian sarat perjanjian dari semua pihak untuk turut mempertahankan ketahanan dan kedaulatan data nasional. Apresiasi kami atas konsistensi dari Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI), Huawei dan juga pihak-pihak lain dalam terus memperkuat sinergi terutama dalam mengedukasi ekosistem kepada isu-isu keamanan siber,” tegas Kepala BSSN.

Mira Tayyiba, Sekjen Kominfo sekaligus Ketua DEWG G20 menyodorkan gosip keamanan siber, dan proteksi data jadi topik sentral dalam pembahasan gosip prioritas Cross Border Data Flow dan Data Free Flow with Trust. “Kementerian Kominfo menyodorkan apresiasi besar atas terselenggaranya Data SecurAI Websummit selaku ruang obrolan pihak-pihak dengan ketertarikan, wawasan, maupun pengalaman dalam issue keamanan siber dan proteksi data” kata ia.

Apresiasi terhadap para pemangku kepentingan yang mendukung terselenggaranya Data SecurAI Websummit juga disampaikan oleh ABDI selaku teman strategis DEWG 20. Ketua ABDI Dr Rudi Rusdiah, MA memberikan bahwa perihal penguatan ekosistem bagi keamanan, kedaulatan dan proteksi data membutuhkan kerja sama lintas matra, tergolong pemangku kepentingan yang mempunyai reputasi dan kepakaran global.

“Karena itu, kami besar hati dengan hadirnya Huawei selaku pemasokTIK global untuk berkontribusi dalam rangkaian diskusi. Huawei telah ikut serta dalam KTT web kami selama tiga tahun berturut-turut, kami berterima kasih kepada Huawei atas derma yang tiada hentinya.” katanya.

Sementara itu, Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia memastikan selaku pemasoksolusi telekomunikasi global, Huawei senantiasa memprioritaskan keamanan data dan proteksi privasi. “Kami telah usang memasukkan tolok ukur ini ke dalam proses bisnis kami. Oleh alasannya adalah yaitu itu, kami mengapresiasi diskusi hari ini, yang dipimpin di bawah Presidensi G20 Indonesia, untuk menggarisbawahi pentingnya keamanan data, proteksi privasi dalam memilih dunia masa depan yang adil, merata, aman, dan cerdas.”

“Indonesia mirip kereta cepat melaju di jalur cepat menuju digitalisasi. Kami sungguh yakin Indonesia siap dan pasti akan sukses meraih visi nasional transformasi digital. Huawei akan melakukan segala upaya untuk menolong Indonesia tetap berjalan di jalur lewat teknologi canggih dan aman,” tegas Jacky dalam keterangannya.

Simak Video “Keunggulan Huawei MateBook D14 dan D15 yang Dibekali Intel 11 Generation
[Gambas:Video 20detik]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.