Tes Kecepatan 5G Di Denpasar Tembus 613 Mbps

oleh -2 Dilihat
banner 728x90

Uji Kualitas Jaringan 5G di Denpasar di Grapari Telkomsel Renon, Denpasar
Uji kecepatan 5G Telkomsel di Denpasar (Foto: Sui Suadnyana/duniaphone.com)

Denpasar

Jaringan telekomunikasi 5G kini sudah digelar di Kota Denpasar, Bali. Kecepatan unduh menjangkau 613 Mbps. Wussh!

banner 336x280

duniaphone.com berkesempatan mencobajaringan tersebut di GraPARI Telkomsel Renon, Denpasar. Uji coba menggunakan aplikasi speed test di handphone Oppo Reno 5.

Kecepatan jaringan 5G untuk unduh (download) tembus di angka 613 megabyte per second (Mbps). Sementara untuk kecepatan unggah (upload) meraih 75,9 Mbps.

Kecepatan ini bukanlah yang tertinggi. Sebab kecepatan di kantor GraPARI Telkomsel Renon pernah mencapai 801 Mbps. Kecepatan itu didapatkan sebelum jaringan 5G di Denpasar belum resmi diluncurkan.

Baca juga: Selain Jawa, Layanan 5G Akan Meluncur di Lokasi Wisata Prioritas

“Di kantor sini kita pernah trial hingga 801 Mbps. Itu keadaan tidak terlampau padat traffic ya, risikonya 801 optimal. Itu sebelum launching, tanggal 7 Juni,” kata Manager Service Quality Assurance Telkomsel Bali Nusra, Yulius Hery terhadap duniaphone.com, Senin (14/6/2021).

“Pas launching juga sempat di 700-an Mbps ya. Rata-rata 600-700an lah. Kalau lagi ada traffic ya,” imbuh Yulius.

Menurut Yulius, hingga sewaktu ini jaringan 5G Telkomsel baru sanggup dinikmati di GraPARI Telkomsel Renon. Namun tim network sudah merekomendasikan beberapa titik mirip di Renon Residence dan di pusat pertokoan HP di tempat Jalan Teuku Umar, Denpasar yang lagi dievaluasi oleh tim.

Uji Kualitas Jaringan 5G di Denpasar di Grapari Telkomsel Renon, DenpasarUji Kualitas Jaringan 5G di Denpasar di Grapari Telkomsel Renon, Denpasar (Foto: Sui Suadnyana/duniaphone.com)

“Kalau 5G ini per spot-spot saja, kebijakannya kantor sentra mirip itu. Jadi memang device-nya memang belum terlalu banyak gitu ya. Kaprikornus memang harus sedikit demi sedikit. Praktis-mudahan di tahun ini Teuku Umar sama Renon Residence sanggup nyala juga,” tuturnya.

Yulius menuturkan, perbedaan fundamental antara 4G dengan 5G sanggup dilihat dari sisi kecepatan. Kecepatan 4G normalnya sanggup 50 hingga 100 Mbps. Sementara 5G sanggup lima kali lipat. Bahkan sanggup lebih kencang lagi jika konfigurasinya sarat .

Karena itu, latency jaringan 5G lebih baik dari 4G. Jaringan ini diputuskan tidak ngelag di saat digunakan untuk game. Keuntungan lainnya dari jaringan 5G yaitu dari penggunaan yang lebih banyak dipakai di industri. Jaringan ini juga sanggup menolong dalam peralatan medis.

Baca juga: Pemerintah Disarankan Manfaatkan Frekuensi 2,6 GHz untuk 5G

“Kaprikornus di medis di luar negeri telah banyak dokter mengoperasi pasiennya pakai 5G, pakai alat. Nah dia remote-nya dari rumah. Dia nggak ada di rumah sakit, dia sanggup remote dari kediamannya. Dia cuma ngobrol dari rumahnya, nah itu pakai 5G,” tutur Yulius.

Selain itu, teknologi drone juga banyak menggunakan jaringan 5G karena latency- nya sangat elok. Tak hanya itu, jaringan ini juga anggun digunakan untuk rekreasi virtual.

“Makara contohnya kita mau wisata virtual ke Raja Ampat nggak usah jauh-jauh. Makara pakai VR sudah bisa. Terus main game juga kayak roller coaster itu kayak beneran berasa. Makara memang lebih banyak hal-hal mempesona yang disediakan 5G,” papar Yulius.

Simak Video “Aktifkan 5G Tidak Perlu Ganti Kartu, Asalkan…
[Gambas:Video 20detik]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.